Nyadran Pete – 20 April 2018

Nyadran Pete – 20 April 2018

Warga Dusun Pete, Desa Kembangsari, Kecamatan Kandangan, merayakan tradisi nyadran dengan menyembelih 100 ekor kambing. Ritual di awali kirab mengelilingi dusun dengan membawa tumpeng “argodugo”, parang “Joyokusumo”, dan sejumlah kambing yang akan di sembelih. Kirab dimulai dari depan Masjid Baitul Rahman, Dusun Pete, menuju lokasi makam di pimpin Kepala Desa Kembangsari. Ia mengenakan pakaian adat Jawa menaiki seekor kuda diiringi para pemuda pembawa tombak. Sesampainya di depan pintu gerbang makam ia menyerahkan parang Joyokusumo kepada juru kunci makam. Parang digunakan untuk menyembelih kambing. Acara penyembelihan kambing dilakukan di sekitar makam Kyai Kramat dan Kyai Yudokusumo yang di yakini merupakan leluhur warga Dusun Pete. Setelah disembelih, daging kambing langsung di masak bersama di tempat itu menggunakan kayu bakar. Di sela penyembelihan kambing, tumpeng argodugo yang berisi nasi, hasil bumi seperti sayur mayur, buah-buahan, dan padi di perebutkan pengunjung.

Lokasi: Dusun Pete, Ds. Kembangsari, Kecamatan Kandangan

Leave a Reply

Close Menu