Desa Wisata Menggoro

Desa menggoro merupakan desa yang terletak di sebelah selatan kabupaten temanggung. Tepatnya di kecamatan tembarak. Desa menggoro merupakan sebuah desa yang agamis yang mayoritas penduduknya beragama islam. Di desa menggoro terdapat sebuah masjid besar yang konon dipercaya sebagai masjid wali, terdapat juga sebuah tradisi unik di Desa menggoro yang dilakukan setiap 35 hari sekali yaitu tradisi pasar jumat pahing. Menurut cerita dari masyarakat dan sesepuh desa menggoro, tradisi jumat pahing di awali pada tahun 1786 yang di desa menggoro ada seorang ulama yang bernama Kyai Abdul Kholiq atau biasa di panggil Mbah Kyai Pahing.

Di masa beliau hidup di tengah masyarakat yang mengikuti faham animisme dan dinamisme sebagai bukti yang di agungkan berupa patung sapi yang sekarang masih ada di depan masjid ja’mi menggoro. Di masjid tersebut mbah kyai pahing mulai berdakwah dan mengajak msyarakat untuk masuk agama islam. Semakin hari semakin banyk orang yang mengikuti kegiatan di masjid yaitu kegiatan mujadahan yang di laksanakan pada malam jumat pahing ba’da isya. Karena banyak dari daerah luar desa menggoro yang berdatangan maka msyarakat desa menggoro mulai berjualan hingga sekarang menjdi terbentuk pasar tradisional JUMAT PAHING. Di pasar jumat pahing tersebut di jual makanan tradisional desa menggoro yaitu cucur, onde-onde dan brongkos, yang sampai sekarang menjadi makanan khas desa menggoro. Ada juga tradisi borchan yang konon katanya dapat menolak balak penyakit. Makam Mbah Pahing terletak tidak jauh dari masjid, tepatnya di dusun ngabean. Di makam mbah pahing juga rame pengunjung dari dalam kota temanggung maupun luar kota temanggung untuk berdoa.

Leave a Reply

Close Menu