Monumen Meteorit

Tanggal 11 februari tahun 2001 kabupaten Temanggung kedatangan ‘tamu’ dari luar angkasa. Sebuah batu sebesar kepalan tangan orang dewasa jatuh di ladang lereng gunung Sumbing Desa Wonotirto Kecamatan Bulu. Saat itu, masyarakat  digemparkan dengan suara gemuruh dari langit yang di ikuti asap tebal berwarna hitam. Banyak sekali saksi hidup yang menyaksikan, betapa dahsyat ketika batu meteor tersebut menghantam bumi. Sekarang lokasi jatuhnya meteor itu di jadikan sebuah monumen untuk mengingatkan manusia bahwa bumi bukan satu-satunya penghuni jagat raya ini.

Lokasi: Desa Wonotirto, Kecamatan Bulu

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *